Caption : Puluhan Penerima PKH Dan BPNT Seruduk Kantor Desa Lepang Tengah
Lampung Utara||Akibat tidak sejalannya di tubuh birokasi Pemerintah baik dari tingkat pusat sampai ke tingkat Daerah. Program strategis nasional mengentaskan angka kemiskinan tiada henti kerap menimbulkan persoalan pada Pemerintah Desa, yang jadi sasaran warga.
Seperti kehadiran dari puluhan warga Desa Lepang Tengah Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara, seruduk Kantor Desa Lepang Tengah ,menpertanyakan hal bantuan sembako dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) ,” pada hari,Selasa 19/4/2022.
Kehadiran puluhan warga selaku Penerima Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Mendatangi Kantor Desa,mempertanyakan Bantuan Sosial dari Mensos RI, yang sudah berjalan 4 Bulan pada tahun 2022 tidak lagi menerima penyaluran dari dua program tersebut.
Hal ini di keluhkan dan di ungkapkan dari beberapa warga di antara salah satu nya ibu Palda mengatakan bahwa kami selaku penerima PKH dan Penerima BPNT” yang terhitung dari bulan Januari tahun 2022 sampai saat ini,belum menerima bantuan sama sekali sedangkan kartu KKS/PKHnya sudah kami terima,”ujarnya.
Lanjut Palda hari ini kami datang ke kantor Desa ini, ingin bertanya kepada Pemerintah Desa atau Kepala Desa kenapa Bantuan kami sampai saat ini belum kami terima.
“Sedangkan kami sangat layak mendapat Bansos dari pemerintah, bapak bisa liat sendiri keadaan tempat tinggal kami,beber dia dengan tim redaksi media ini.
Dengan sigap Kepala Desa Sari Taria Mega, lansung menanggapi apa yang di keluhkan dan sampaikan oleh beberapa warganya, yang akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Operator SIKS-NG , untuk mempertanyakan kenapa ada beberapa warga Desa Lepang Tengah yang tadinya selaku penerima PKH dan BPNT tapi belum menerima bantuan tersebut ,” Katanya.
Sambung Sari, hal seperti ini yang menjadi polemik kami selaku Kepala Desa, jika ada KPM bansos tidak tersalur atau terputus, kami Pemerintah Desa yang di salahkan masyarakat.
Sementara kami tidak tau menahu kenapa bansos mereka belum tersalur atau mereka sudah terputus dari peserta bansos.
Selama ini kami Pemerintah Desa ataupun operator SIKS-NG tidak ada pemberitahuan dari dinas terkait atau pendamping PKH dan BPNT akibat ada keterlambatan atau KPM terputus,” sebutnya.
Dalam hal ini saya berharap untuk warga Desa Lepang Tengah,saya mohon bersabar dan akan kami urus hari ini juga ke dinas sosial, mudah mudahan dapat di salurkan kembali dan mendapat jawaban kenapa tidak tersalur,” tukasnya.
Sampai berita ini di terbitkan Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara, belum dapat di konfirmasi terkait dengan adanya keluhan KPM BPNT dan PKH warga Desa Lepang Tengah.(Yandi).
