Lampung Utara||Ketua LSM Lembaga Pendidikan Pemantauan dan Pencegahan Korupsi Republik Indonesia DPC-LP3K-RI Lampung Utara . M. Gunadi ” Melaksanakan Investagion Pulbaket bersama tim dan awak media pada hari, Kamis, 21/10/2021.

Bratanewstv

Terkait dengan adanya dugaan pamalsuan tandatangan 10 Kepala Desa oleh oknum petugas Puskesmas Kalibalangan.

Kronologis terungkap dugaan pemalsuan tanda tangan di maksud , dengan modus Operandi memalsukan tanda tangan Kepala Desa.”

Untuk pencarian dana Bantuan Operasional Kesehatan BOK Tahun Anggaran 2021 ” dengan Pagu Anggaran Ratusan Juta Rupiah.

“Yang di peruntukkan dalam pembiayaan Operasional kegiatan Supervisi perjalanan Dinas.

Adapun pemalsuan tandatangan di maksud, terdapat di dalam Surat Perintah Tugas (SPT) Penanganan Covid’19,di Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara.

Hal ini di ungkapkan oleh dua Kepala Desa dari 10 Korban lainnya,yakni Kepala Desa Kembang Tanjung Hatta Majid dan Kepala Desa Kali Bening Raya Rudi Fadli beberapa hari yang lalu.

Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara Pun Ikut Angkat Bicara .” Terkait dengan dugaan pemalsuan tandatangan Kepala Desa oleh Oknum Puskesmas Kalibalangan.

Dalam Surat Perintah Tugas (SPT) Supervisi Perjalanan Dinas Puskesmas Kalibalangan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara.

Hendri”Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Maya Manan”Mengatakan bahwa terkait dengan kewenangan internal telah kami lakukan.

Untuk melakukan pembinaan secara internal dan hal tersebut sudah kami klarifikasi , terkait dengan permasalahan di maksud.

Untuk di ketahui juga, permasalahan ini telah kami sampaikan ke Inspektorat Lampung Utara , agar untuk di lakukan evaluasi pengawasan secara Internal.

Sementara bila memang terbukti bersalah dan ada dugaan perbuatan melawan hukum kita serahkan ke Aparat Penegak Hukum menindaklanjutinya ,” Kata Hendri.

Masih menurut Hendri,bahwasanya dalam dugaan pemalsuan tandatangan Kepala Desa oleh oknum,yang belum kita ketahui siapa orangnya.

Namun telah di akui oleh Kepala UPT Puskesmas Kalibalangan benar adanya dugaan tersebut , untuk saat ini kita serahkan kepada Inspektorat Lampung Utara ,” tandas Hendri (Tim/Red).