Lampung Utara||Pasca pemberitaan Stasiun Pengisian Bahan Umun (SPBU) Perusahaan Minyak Nasional (Pertamina) Bernah.Berada di Jalan Raden Intan Desa Mulang Maya,Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara.
“Di duga telah terjadi keributan antara konsumen Pertamina Bernah bernama ” Agus Setiawan” dan Pertamina Bernah dalam pengisian BBM,di yakini tidak”FAIR”25/9.

Selanjutnya Konsumen menduga bahwa Pertamina Bernah telah mengingkari Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku dalam pengisian BBM.
Menindaklanjuti pemberitaan tersebut sesuai keinginan korban yang meminta aparat penegak hukum baik Kepolisian atau pun instansi pemerintah.”
Agar bertindak tegas untuk mencabut izin Pertamina bernah,yang selama ini kerap mengecorkan BBM Premium sebelum di ganti dengan BBM Pertalite Khusus.
Premium Bersubsidi (Bensin) selalu di Corkan kepada pihak-pihak lain yang berkilo-kilo antrei panjang,”beber Agus Setiawan dalam dekumentasi tim liputan awak media.
Satu hari dari pasca peristiwa setelah di lansirlah oleh beberapa media termasuk media ini”
Terkait dengan kejadian benarnya,telah terjadi kericuhan antara Konsumen dengan pihak Karyawan Pertamina saat pengisian BBM di SPBU Bernah.

Dari berbagai pihak,meminta berita agar dapat turunkan,serta mengiming-imingi uang sebesar Rp 1,500,-(satu juta lima ratus ribu rupiah) untuk suap maedia agar berita dapat di kaburkan.
Melihat dari salah satu Pasca peristiwa ada klarifikasi pemberitaan,Manejer Pertamina Bernah Edi Kurniawan,SE.”
Sangat di yakini memang benar Pertamina Bernah di duga tidak “FAIR”.

Seharusnya pihak Pertamina menberikan alasan/klarifikasi kepada pihak media yang telah memberitakan atau menerbitkan pemberitaan yang di anggap perlu di klarifikasi.
Adapun klarifikasi Edi Kurniawan kepada pihak media lain syah-sayah saja,tapi sebaliknya,agar tidak timbul tendensius, sebaiknya pada media yang memang punya data dan fakta sebenarnya.
Klarifikasi Edi Kurniawan Manejer PT Pertamina Bernah.Mengklaim bahwa apa yang sudah terjadi itu kesalahpahaman.
“Ia mengakui bahwa Pertamina Bernah tidak pernah melayani pengecoran,”sebut Edi dalam satu media,di lansir,Rabu 29/9/2021.
Edi Kurnian juga menyebutkan ada Cc TV bisa di lihat bila terjadi pengecoran BBM,pada intinya Edi”Mengklaim kebenaran tidak pernah melakukan pengecoran BBM bersubsidi”(Red).
