Lampung Tengah || Terancam lumpuh perputaran ekonomi masyarakat di tiga Desa, akibat Jembatan penghubung antar Lingkar Kecamatan tepatnya dari Desa Banjar Ratu, Desa Solo rejo dan Banjar Rejo Kecamatan Way Penggubuan Kabupaten Lampung Tengah “Terancam Putus” yang tidak kunjung pernah ada perhatian dari Pemerintah.
Berdasarkan dari hasil sumber informasi yang menurut warga setempat, jembatan Rambin atau disebut jembatan Sasak , merupakan Jembatan penghubung antar Desa dan salah satu akses perputaran ekonomi masyarakat,” Kata Surliyadi,pada media ini, Minggu,5/9/2021.

Menurut Surliyadi yang mengatakan bahwa Jembatan Rambin/Sasak yang ada di Desa Banjar Ratu,merupakan salah satu akses cepat untuk mengeluarkan hasil pertanian masyarakat , jembatan ini berdiri sekitar pada tahun 1994,dengan ukuran panjang sekitar 50M dan lebar 3M.Namun tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah,” Keluhnya.
Surliyadi yang mewakili masyarakat Desa Banjar Ratu meminta kepada Pemerintah Lampung Tengah, untuk dapat membangun jembatan Rambin/Sasak sebelum terputus, sehingga dapat menghambat perputaran pada ekonomi masyarakat di tiga Desa,” pntanya.

Masih menurut Surliyadi”Jembatan ini sudah kami sampaikan dengan Bupati Lampung Tengah, saat kunjungan ke Rumah Adat Kampung Banjar Ratu,pada tahun 2017-2018 yang lalu,namun hingga sampai saat ini tidak ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah,” Tandasnya.
Senada disampaikan Tukiyo perwakilan dari warga desa Solo Rejo dan beberapa masyarakat Desa Banjar Rejo.Yang di jumpai media pada saat bergotong royong, menyampaikan meminta dan memohon dengan Pemerintah Pusat/Provinsi dan Pemerintah Daerah Lampung Tengah.
“Agar kiranya Jembatan Penghubung antar Desa Lingkar Kecamatan,Lintas Kabupaten dapat segera dibangun secara permanen,” pinta dari perwakilan masyarakat.
Sampai berita ini diterbitkan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah belum dapat dikonfirmasi, terkait dengan keluhan dari masyarakat, mengenai jembatan Sasak yang ada Desa Banjar Ratu,(Suhaili/Red).
