Caption : Kepala Sekolah SMAN 4/ Humas SMAN1/Humas SMAN3.
Lampung Utara ||Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kotabumi Lampung Utara , secara simulasi telah di laksanakan sejak tanggal 1 September 2021.
Adapun kegiatan belajar dan mengajar yang telah terencana , sebagian telah melaksanakan,namun secara serentak akan dimulai pada pekan depan , tanggal 6 September 2021.
Seperti hasil konfirmasi dengan pihak penyelenggara pendidikan di SMAN-1/SMAN-3 dan SMAN-4. Kota Bumi Lampung Utara ,” pada hari,Juma’at (3/9/2021)
Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka, akan dibagi menjadi dua bagian ,secara bergantian dari minggu ke minggu.Seperti disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kotabumi H.Drs.Mike M.Pd diwakili oleh Aprizal Bid Humas, saat ditemui diruangan kerjanya ,” katanya.
Serupa namun secara terpisah , menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Kotabumi Drs. Hi. Aruji M.Pd.I, diwakili oleh Waka Siswa Iriana, mengatakan bahwasanya persiapan kegiatan belajar mengajar tatap muka.”
Kami SMA N 1 telah menyiapkan sarana dan prasarana sesuai petunjuk simulasi KBM dalam situasi pandemi Covid’19” antaranya menyediakan sanitizer tempat cuci tangan,dan lain sebagainya.
Mengenai untuk pembelajaran nanti dalam satu kelas / ruangan hanya diisi peserta didik berjumlah paling banyak 18 siswa, dan akan dibagi dua shift atau dua bagian.Kami juga sudah menyidikan, titik jemput dan titik antar, untuk orang tua murid, apabila ingin menjemput dan mengantar anaknya ke sekolah,” ujarnya.
Hal senada di sampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 4 Kotabumi Haidir Yusuf ST.MT ” Persiapan KBM di gerbang sekolah sudah kita siapkan, 6 samapi 8 tremogan, untuk mengatur suhu anak,dalam menganti sipasi penyebaran virus covid’19, yang hingga sampai saat ini, masih kita atasi secara bersama.
Selanjutnya Haidir Yusuf juga mengatakan bahwa peserta didik SMA N 4 Kotabumi, kita arahkan agar tidak bergerombol atau berkerumunan bersama tema-tamanya, untuk menghindari terjadinya penularan virus covid’19, yang termasuk dalam Orang Tampa Gejala OTG,” tuturnya.
Haidir menambahkan,untuk pembelajaran tatap muka diberlakukan sistem bergantian dari jumlah keseluruhan peserta didik 50%, setiap hari, dengan kapasitas peserta didik 15 siswa dalam satu kelas.
Sebagai himbauan untuk peserta didik membawa makan dan minum atau bekal dari rumah masing-masing ,karna kantin belum kita perbolehkan untuk dibuka,” Tukasnya,(Ica).
