Lampung Utara||Gerakan Masyarakat Peduli Lampung Utara (GEMPAL) kembali merencanakan gelar aksi damai.Untuk kapasitas massa yang lebih besar.

Menolak mobilisasi pengangkut hasil tambang batu bara,melintas di Kabupaten Lampung Utara.

Hal ini di sampaikan dalam konferensi Pers oleh beberapa Ketua Ormas/LSM OKP/Perkumpulan dan Organisasi Profesi di Sekretariat DPC IWO Lampung Utara, Sinin,11/10/2021.

Aksi damai yang di rencanakan “Gempal” Menindaklanjuti dari beberapa aksi damai.

“Yang telah di gelar masyarakat, untuk memutar balikkan kendaraan batu bara, tidak kunjung menyulutkan perhatian dari berbagai pihak yang berwenang.

Seperti pada peristiwa aksi masyarakat di Abung Barat.Yang tidak berlangsung lama,di bubarkan Kapolres Lampung AKBP Kurniawan Ismail,aksi di maksud di duga melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Selanjutnya aksi damai gabungan LSM Ormas yang tergabung di (AMPERA) tidak juga berlangsung lama,yang rencana waktu sebelumnya akan di gelar selama tiga hari.

Namun di duga telah terpukul mundur satu organisasi yang terkontaminasi,di beri satu obat”Penenang Sesaat”sehingga aksi tidak berlanjut.

Berkenaan dengan dua atau tiga kali aksi dari berbagai organisasi masyarakat, tidak membuat pihak yang berwenang untuk bertindak.

Opini publik semakin berkembang semakin kuat ada pembiaran semua pihak yang berwenang,di duga sudah di beri Obat Pemenang,dari pihak yang telah merampas hak fungsi jalan di Jalan Lintas Tengah Sumatera tepatnya di Kabupaten Lampung Utara.

Maka dalam hal ini akan di ambil “Komando Gempal” pada tanggal 25 Oktober 2021 menggelar aksi serentak mulai dari pintu masuk Bukit Kemuning,sampai pintu keluar Blambangan Pagar,sampai tuntutan aksi dapat di penuhi.

Dengan demikian berbagai organisasi masyarakat,meminta dan memohon doa masyarakat Lampung Utara,agar jalannya aksi,tetap berjalan kondusif tertib aman terkendali.

Sebelumnya juga dari berbagai organisasi masyarakat, menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah Lampung Utara dan Aparat Penegak Hukum.

Bila tugas dan fungsi Eksekutif Legislatif dan Yudikatif tidak sepenuhnya mampu menindak, maka”Gempal” akan mengambil tugas fungsi tersebut, untuk memutar balikkan kendaraan batubara ke asalnya,(Red).